Tugas 4
Pelaku
ekonomi mikro :
1.
Pemilik faktor produksi
2.
Konsumen
3.
Produse
http://ssbelajar.blogspot.com/2013/02/peran-konsumen-dan-produsen.html
faktor produksi
adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang
dan jasa. Pada awalnya, faktor produksi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam, dan kewirausahaan. Namun pada perkembangannya, faktor sumber
daya alam diperluas cakupannya menjadi seluruh benda tangible, baik langsung
dari alam maupun tidak, yang digunakan oleh perusahaan, yang kemudian disebut
sebagai faktor fisik (physical resources). Selain itu, beberapa ahli
juga menganggap sumber daya informasi sebagai sebuah faktor produksi mengingat
semakin pentingnya peran informasi di era globalisasi ini.(Griffin R: 2006) Secara total, saat ini ada lima
hal yang dianggap sebagai faktor produksi, yaitu tenaga kerja (labor),
modal (capital), sumber daya fisik (physical resources),
kewirausahaan (entrepreneurship), dan sumber daya informasi (information
resources).
Peran Konsumen
Pihak konsumen dalam melakukan
kegiatan ekonomi bertujuan untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga peran konsumen
di antaranya sebagai berikut.
a. Sebagai pemakai barang atau jasa
yang dihasilkan oleh produsen.
b. Sebagai penyedia faktor-faktor
produksi (alam, tenaga kerja, modal, dan pengusaha).
c. Dapat memengaruhi kebijakan
pemerintah dalam rangka melindungi konsumen.
d. Memperlancar peredaran atau
perputaran barang dan jasa.
e. Dapat menaikkan harga
faktor-faktor produksi, seperti harga sewa, upah, bunga, dan laba.
Peran Produsen
Pihak produsen dalam melakukan
kegiatan ekonomi bertujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang akan dijual
kepada konsumen. Peran produsen dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Sebagai penghasil barang atau
jasa yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
b. Sebagai pemakai atau pengguna
faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh konsumen.
c. Dapat memengaruhi kebijakan
pemerintah dalam rangka meningkatkan produksinya.
d. Memperlancar penyediaan barang
atau jasa yang dibutuhkan konsumen.
e. Dapat meningkatkan Produk
Domestik Bruto (PDB) sehingga akan meningkatkan kemakmuran bangsa.
f. Sebagai pihak yang dapat
meningkatkan inovasi-inovasi di bidang produksi barang atau jasa.
g. Melakukan pembayaran
faktor-faktor produksi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dan
jika dalam ilmu ekonomi makro kita mengenal 4 pelaku ekonomi:
·
Sektor rumah tangga
·
Sektor swasta
·
Sektor pemerintah
·
Sektor luar negeri
1.
Sektor Rumah Tangga
Terdiri dari individu-individu yang
bersifat homogen. Dalam peekonomian empat sektor, sektor rumah tangga menjalin
hubungan dengan sektor-sektor lain yaitu sektor perusahaan, pemerintah dan
dunia internasional. Hubungan itu sebagai berikut:
a. Hubungan dengan Perusahaan
Rumahtangga melakukan pembelian barang dan
jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk konsumsi.
Rumah tangga mendapatkan pendapatan berupa
gaji, upah, sewa, dividen, bunga, dll dari perusahaan.
b. Hubungan dengan Pemerintah
Rumah tangga menyetorkan sejumah uang sebagai
pajak.
Rumah tangga menerima penerimaan berupa gaji,
bunga, penghasilan non balas jasa, dll.
c. Hubungan dengan Dunia
Internasional
Rumah tangga mengimpor barang dan jasa dari
luar negeri untuk memenuhi kebutuhan hidup.
2. Sektor Perusahaan
Gabungan unit kegiatan yang
menghasilkan produk barang dan jasa. Sama halnya dengan sektor rumah tangga,
sektor perusahaan juga menjalin hubungan dengan sektor rumah tangga, sektor
pemerintah juga sektor dunia internasional.
a. Hubungan dengan RumahTangga
Perusahaan menghasilkan produk-produk barupa
barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat.
Perusahaan memberikan penghasilah dan
keuntungan kepada rumah tangga barupa gaji, deviden, sewa, upah, bunga, dsb.
b. Hubungan dengan Pemerintah
Perusahaan membayar pajak kepada pemerintah.
Perusahaan menjual produk dan jasa kepada
pemerintah.
c. Hubungan dengan Dunia
Internasional
Perusahaan melakukan impor atas produk barang
maupun jasa dari luar negeri.
3. Sektor Pemerintah
Bertindak sebagai pembuat dan
pengatur kebijakan masyarakat dan bisnis.
a. Hubungan dengan RumahTangga
Pemerintah menerima setoran pajak rumah tangga
untuk kebutuhan operasional, pembangunan, dan lain-lain.
b. Hubungan dengan Perusahaan
Pemerintah mendapatkan penerimaan pajak dari
pengusaha.
Pemerintah membeli produk dari perusahaan
berdasarkan dana anggaran belanja yang ada.
c. Hubungan dengan Dunia
Internasional
Pemerintah mendapatkan penerimaan
pajak dari dunia internasional. Dari ekspor pemerintah mendapatkan devisa.
Selain itu, pemerintah menetapkan kebijakan ekspor maupun impor.
4. Sektor Dunia Internasional / Luar
Negeri
Hubungan ekspor dan impor produk
barang dan jasa dengan luar negeri.
a. Hubungan dengan RumahTangga
Dunia internasional menyediakan barang dan
jasa untuk kepentingan rumah tangga.
b. Hubungan dengan Perusahaan
Dunia internasional mengekspor produknya
kepada bisnis-bisnis perusahaan.
Keempat pelaku ekonomi tersebut
melakukan kegiatan ekonomi dengan saling berinteraksi untuk memenuhi kebutuhan
masing - masing. Melalui proses hubungan atau interaksi tersebut, maka
terjadilah perputaran : faktor produksi, arus uang, arus barang dan jasa.
Menurut saya sistem perekonomian yang cocok di Indonesia adalah
sistem ekonomi campuran, karena Indonesia masih sangat memerlukan peran
pemerintah yang dibutuhkan untuk membangun ekonomi kerakyatan.
Sistem ekonomi campuran merupakan
campuran atau perpaduan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi
sosialis. Pada sistem ekonomi campuran pemerintah melakukan pengawasan dan
pengendalian dalam perekonomian, namun pihak swasta (masyarakat) masih diberi
kebebasan untuk menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka
jalankan.
Komentar
Posting Komentar